Tentang HS Code
Dalam dunia ekspor impor, pasti ada sebuah barang yang dimana di satu negara barang tersebut mungkin tidak asing bagi warga negara tersebut, namun asing di negara lain. Saat barang itu akan diekspor ke negara lain, pasti akan sulit bagi negara tujuan untuk mendefinisikan kategori barang tersebut. Maka dari itu, HS Code ini digunakan.
HS Code adalah singkatan dari Harmonized System Code, yaitu sistem numerik yang digunakan secara internasional untuk mengidentifikasi dan mengidentifikasi barang yang dijual di seluruh dunia. Sistem ini diciptakan oleh Organisasi Kepabeanan Dunia (WCO) untuk memfasilitasi perdagangan internasional dengan menyediakan sistem penomoran yang konsisten dan dapat dipahami secara universal.
HS COde terbagi dengan enam digit pertama yang mencakup klasifikasi umum, dapat diperluas hingga 10 digit untuk klasifikasi lengkap. Struktur kode HS adalah sebagai berikut:
- Kode Bagian (2 digit awal) : Menjelaskan jenis komoditas umum, seperti hewan hidup, produk pertanian, mineral, mesin, mobil, dll.
- Kode Bab (4 digit setelahnya) : Memberikan klasifikasi lengkap item dalam grup. Misalnya pada bagian mesin, mungkin terdapat bagian untuk mesin pengolah makanan, mesin listrik, dan lain-lain.
- Kode SubBab (6 digit terakhir) : Memberikan klasifikasi yang komprehensif. Misalnya, dalam hal mesin listrik, ini mungkin mencakup beberapa jenis mesin listrik.
Penerapan kode HS sangat penting dalam perdagangan internasional karena membantu pemerintah, konsumen dan lembaga penting lainnya untuk mengidentifikasi dan memahami jenis produk yang dijual. Selain itu, ini membantu menghitung tarif bea cukai, mengelola statistik perdagangan, memfasilitasi pelacakan perdagangan, dan mengumpulkan informasi perdagangan antar negara. Sistem HS terus diperbarui dan disesuaikan untuk mencerminkan perubahan teknologi, proses bisnis, dan struktur ekonomi global.

Sejarah HS Code
Sejarah kode HS dimulai pada tahun 1988 ketika Organisasi Kepabeanan Dunia (WCO) memperkenalkannya sebagai sistem klasifikasi yang diterima di seluruh dunia untuk memfasilitasi perdagangan internasional. Namun, asal usulnya sudah ada sejak lama.
- Brussels Tariff Nomenclature (BTN) : Sebelum penerapan Kode HS, pada tahun 1948, terdapat Brussels Tariff Nomenclature (BTN), suatu sistem klasifikasi produk yang digunakan untuk tarif dan perdagangan. Namun BTN banyak menghadirkan ambiguitas dan inkonsistensi antar negara.
- Custom Cooperation Council (CCC) : Pada tahun 1950-an, Custom Corporation Council (CCC) dibentuk untuk mengatasi kekurangan BTN. CCC mengembangkan sistem baru yang menjadi cikal bakal Kode HS. Sistem ini menerima prinsip kesesuaian dalam upaya modernisasi dan penyederhanaan desain produk.
Perkembangan
Pada tahun 1983, konferensi internasional di Jenewa merekomendasikan agar CCC diganti dengan sistem yang komprehensif dan tepat. Hal ini mendorong berkembangnya Kode HS, yang akhirnya diadopsi dan diperkenalkan secara resmi pada tahun 1988 oleh World Custom Organization (WCO).
Tujuan dan Manfaat
Tujuan utama Kode HS adalah untuk menciptakan sistem klasifikasi produk yang konsisten, jelas dan tepat. Beberapa manfaat utamanya adalah:
- Konsistensi secara global: Memungkinkan standar klasifikasi yang konsisten di seluruh dunia, memfasilitasi komunikasi dan analisis perdagangan internasional.
- Memfasilitasi perdagangan: Memfasilitasi perdagangan internasional dengan menyediakan sistem bilangan umum yang dapat dipahami semua negara.
- Penentuan Tarif: Membantu menetapkan tarif bea cukai, memastikan bahwa tarif tersebut sesuai untuk berbagai jenis produk.
- Tujuan Statistik: Mendukung pengumpulan dan analisis data statistik perdagangan internasional.
Saat ini, Kode HS telah menjadi standar global untuk klasifikasi komoditas dan digunakan oleh hampir setiap negara di dunia. Kode HS diperbarui secara berkala untuk mempertimbangkan perkembangan teknologi, perubahan pola perdagangan, dan perkembangan ekonomi global.
Untuk mengecek HS Code yang ingin anda kirim ke luar negeri, anda bisa tanyakan dan konsultasi langsung di Chat Whatsapp CS kami DI SINI

