Dry ice, bentuk padat karbon dioksida (CO2), adalah pendingin serbaguna dan penting yang digunakan untuk menjaga suhu beku pengiriman selama transit. Tidak seperti es basah tradisional, es kering menyublim langsung menjadi gas, sehingga menghilangkan risiko kerusakan pada kiriman Anda akibat es yang mencair. Es kering memiliki beberapa keuntungan, termasuk ketersediaan yang siap pakai, efektivitas biaya, dan kemampuan untuk mempertahankan suhu beku dalam waktu yang lama.
Es kering sudah tersedia di pemasok lokal, toko kelontong, dan beberapa toko besar. Kurir merkuri juga dapat mengantarkan es kering ke lokasi Anda, baik itu laboratorium, kantor, atau tempat klinis.
Mengapa Menggunakan Es Kering untuk Pengiriman?

Dry ice atau es kering adalah pendingin yang ideal untuk menjaga pengiriman tetap beku, baik saat Anda mengangkut pasokan medis yang sensitif, barang yang mudah rusak, atau sampel penelitian yang sensitif terhadap suhu. Dengan suhu dingin -109,3°F (-78,5°C), es kering memberikan kemampuan insulasi yang luar biasa saat dikemas dengan aman, memastikan kondisi beku yang lama. Ketahanan ini menjadi sangat penting untuk pengiriman jarak jauh atau internasional, di mana menjaga suhu rendah secara konsisten sangat penting untuk mencegah pembusukan atau degradasi barang yang tak ternilai. Selain itu, proses sublimasi es kering yang cepat membuat Anda tidak perlu khawatir dengan kelembapan berlebih, sehingga mengurangi kemungkinan kerusakan pada kargo Anda. Pengiriman es kering juga merupakan solusi yang hemat biaya karena tidak memerlukan peralatan pendingin tambahan, sehingga mengurangi biaya pengiriman.
Berapa Lama Dry Ice Bertahan?
Jika pengiriman Anda membutuhkan dry ice untuk mempertahankan suhu yang sesuai, sangat penting untuk mempertimbangkan lama dari penguapan dry ice, yang dapat memengaruhi durasi pengiriman Anda. Umumnya, dry ice menguap dengan kecepatan 5-10 lbs. (2-5 kg) per 24 jam. Misalnya, jika kiriman Anda memiliki berat hingga 12,5 lbs. (56kg) dan membutuhkan dry ice, Anda harus memiliki setidaknya 5-10 lbs.dry ice per hari. Untuk perjalanan dua hari, disarankan untuk memiliki setidaknya 20 lbs. (9 kg) dry ice untuk memastikan pemeliharaan suhu. Menggunakan dry ice dalam jumlah yang tidak memadai dapat menyebabkan pembusukan atau kerusakan pada barang Anda, jadi sebaiknya Anda berhati-hati dan menggunakan jumlah yang lebih banyak daripada yang Anda perkirakan.
Mengisi Ulang Dry Ice Selama Transit
Tergantung pada metode pengiriman Anda, dry ice dapat diisi ulang saat dalam perjalanan jika terjadi masalah pengangkutan atau penundaan bea cukai. Dengan layanan ekspres, biasanya ketersediaan pengisian ulang dry ice selama pengiriman bervariasi. Tergantung layanan yang ditawarkan oleh jasa pengirim.
Packaging dan Labeling

Mengemas barang dengan dry ice memerlukan penanganan khusus untuk mencegah potensi bahaya, karena dry ice melepaskan gas karbon dioksida yang dapat meningkatkan tekanan dan membuat kadar oksigen menipis di ruangan terbatas. Untuk mengemas dry ice dengan aman, ikuti langkah-langkah berikut:
- Pengemasan: Pastikan kemasan Anda dirancang untuk memungkinkan pelepasan gas karbon dioksida untuk mencegah penumpukan tekanan dan pecahnya kemasan. Sangat penting untuk memilih bahan kemasan yang tepat.
- Pilihlah papan serat berkualitas tinggi, plastik, atau kotak kayu sebagai kemasan luar. Bahan-bahan ini kuat dan dapat menahan suhu ekstrem yang terkait dengan dry ice.
- Hindari menggunakan kantong plastik tertutup atau styrofoam sebagai kemasan luar, karena dapat menciptakan segel kedap udara, yang menyebabkan penumpukan tekanan.
- Pertimbangkan untuk menggunakan lapisan styrofoam di dalam kotak sebagai insulasi, tetapi pastikan kotak tersebut tidak disegel agar kedap udara. Hal ini membantu mempertahankan ventilasi yang diperlukan.
- Perlu diingat bahwa jumlah maksimum dry ice per paket dapat bervariasi tergantung pada tujuan dan peraturan tertentu.
- Pelabelan dan Dokumentasi: Beri label pada kemasan dengan “DRY ICE (atau Carbon Dioxide Solid),” UN 1845 (kode klasifikasi Dangerous Goods), jumlah bersih dry ice, serta nama dan alamat pengirim dan penerima. Gunakan label Kelas 9, dengan mencantumkan jumlah dry ice pada kemasan atau label untuk memenuhi persyaratan peraturan.
Untuk konsultasi lebih lanjut mengenai ekspor, dan harga kirim barang ke luar negeri, anda bisa chat langsung ke CS kami lewat Whatsapp DI SINI.

