Tentang Herbal Indonesia
Tanaman herbal di Indonesia menjadi salah satu komoditi yang diminati di berbagai negara. Bagaimana tidak, untuk penjualan produk herbal di seluruh dunia mencapai angka 60 juta US dollar atau setara dengan Rp 870 triliun/tahun. Sedangkan potensi penjualan jamu dan obat herbal di pasar domestik ada di angka Rp 20 triliun dan ekspor Rp 16 triliun. Sehingga perlu peningkatan produksi jamu dan obat herbal bagi Indonesia untuk bisa bersaing di pasar global.
Menurut data dari Lembaga Ilmu Pengetahun Indonesia (LIPI), Indonesia memiliki 33 ribu spesies bahan obat yang bisa diubah menjadi bahan obat herbal. Saat ini, pemanfaatannya baru sekitar 800 spesies yang menjadi bahan jamu dan 30 spesies yang menjadi obat herbal, serta hanya 12-14 spesies yang menjadi fitofarmaka (obat bahan alam yang telah dibuktikan keamanan dan khasiatnya secara ilmiah dengan uji praklinik). Dari sumber daya alam tersebut, obat herbal Indonesia memiliki potensi yang sangat besar, baik di pasar lokal maupun global.
Saat ini, sudah banyak pasar luar negeri yang menyambut baik produk obat herbal Indonesia, diantaranya yaitu Singapura, Jepang, Filipina, India, dan Thailand, dan pada tahun 2022, produk farmasi Indonesia baik ilmiah dan tradisional mencapai Rp 9,2 triliun.

Bagaimana Cara Kirim Ke Luar Negeri?
Mengirim herbal ke luar negeri sebenarnya mudah, asal kita dapat memenuhi beberapa prosedur dan peraturan yang berlaku. Berikut adalah langkah-langkah umum untuk mengirim herbal ke luar negeri:
- Identifikasi Jenis Herbal yang Akan Dikirim: Pastikan Anda memahami jenis herbal yang akan Anda kirim dan apakah ada regulasi khusus yang berlaku untuk herbal tersebut di negara tujuan. Mungkin di beberapa negara memiliki pembatasan atau larangan pada jenis herbal tertentu.
- Periksa Aturan Impor Negara Tujuan: Teliti regulasi dan persyaratan impor negara tujuan, termasuk izin khusus, lisensi, atau persetujuan yang mungkin diperlukan untuk impor herbal. Anda bisa konsultasikan kepada pihak jasa pengirim mengenai regulasi negara tujuan.
- Peroleh Izin dan Dokumen yang Diperlukan: Jika diperlukan izin khusus, pastikan Anda mengajukan permohonan dan memenuhi syarat-syarat yang diatur oleh pihak custom. Selain itu, siapkan semua dokumen yang diperlukan, seperti faktur, sertifikat karantina (jika diperlukan), sertifikat asal, dan informasi mengenai komposisi herbal.
- Kemas dengan Benar: Pastikan herbal dikemas dengan baik dan benar untuk mencegah kerusakan selama pengiriman. Gunakan kemasan yang aman dan tahan air. Juga sertakan petunjuk penggunaan dan informasi produk yang jelas.
- Isi Dokumen Deklarasi: Saat mengisi formulir deklarasi pengiriman, pastikan untuk menjawab dengan jujur dan lengkap tentang konten paket, termasuk menyebutkan bahwa paket berisi herbal agar bisa mempercepat proses saat sampai di custom negara tujuan.
- Bayar Biaya dan Pajak yang Diperlukan: Pastikan untuk membayar pajak impor yang mungkin berlaku di negara tujuan. Ini akan memastikan bahwa paket Anda tidak ditahan di bea cukai negara tujuan.
Ingatlah bahwa persyaratan impor dan regulasi bisa berbeda di tiap negara, jadi penting untuk melakukan penelitian yang cermat sebelum anda mengirimnya ke luar negeri. Untuk konsultasi lebih lanjut mengenai ekspor, dan harga kirim barang ke luar negeri, anda bisa chat langsung ke CS kami lewat Whatsapp DI SINI.

