Seperti yang kita ketahui, Arab Saudi (KSA) adalah negara yang menggunakan sistem kerajaan dan berbasis hukum syari’at islam berdasarkan pengamalan ajaran Islam menurut pemahaman salafus shalih berdasarkan Al-Qur’an dan hadis.
Banyak orang Indonesia yang tinggal sementara di KSA untuk bekerja maupun keperluan keagamaan seperti Haji dan Umroh, atau bahkan sekedar liburan. Maka dari itu tidak jarang keluarga yang ada di Indonesia sering mengirimkan barang umum seperti pakaian, dan makanan ke keluarga mereka yang ada di sana. Namun, tidak semua barang yang akan dikirimkan bisa dikirim ke KSA karena regulasi negara tersebut. Biasanya regulasi impor sebuah negara sangat berhubungan erat dengan kultur dan ekonomi sebuah negara.
Untuk barang khusus, seperti kosmetik, maksimal berat pengiriman dibatasi di 3-5kg karena kuota yang diberikan dari pemerintah Saudi Arabia berkisar di 1 ton setiap bulan. Jadi, untuk mencegah overweight yang telah ditentukan oleh pemerintah Saudi Arabia, tiap penyedia jasa pengiriman diberikan kuota sebesar 3-5kg untuk sekali pengiriman barang khusus.

Larangan Impor Ke KSA
Arab Saudi memiliki undang-undang yang ketat mengenai barang-barang yang dibatasi atau dilarang untuk diimpor. Beberapa barang yang dilarang atau dilarang diimpor ke Arab Saudi antara lain:
Makanan yang mengandung daging babi: Seperti disebutkan sebelumnya, makanan yang megandung daging babi dilarang di Arab Saudi karena dilarang dalam Islam.
Alkohol: Arab Saudi melarang alkohol, baik dalam bentuk anggur maupun bir.
Produk yang melanggar prinsip syariah: Produk yang dianggap melanggar prinsip syariah, seperti produk yang bahannya mengandung babi atau mengandung unsur yang dianggap haram dalam Islam, dilarang.
Produk yang Melanggar Hak Cipta: Impor produk yang melanggar atau berhak cipta, termasuk produk berlisensi, mungkin dilarang atau diatur pembatasannya.
Senjata dan amunisi: Mencegah dan mengendalikan impor senjata dan amunisi merupakan hal yang penting bagi pemerintah.
Narkoba: Narkoba dan obat-obatan terlarang lainnya, seperti kokain dan ganja, dilarang di Arab Saudi.
Produk yang menimbulkan ancaman keamanan: Barang-barang yang dianggap sebagai ancaman terhadap keamanan nasional, seperti peralatan komunikasi tidak sah atau perangkat yang dapat digunakan untuk melakukan terorisme, sangat dilarang atau dibatasi.
Konten pornografi: Konten pornografi dan konten yang melanggar standar moral dilarang.
Produk yang mencemari lingkungan: Arab Saudi juga memiliki undang-undang yang ketat mengenai impor produk yang dapat mencemari lingkungan, seperti limbah.
Harap diingat bahwa peraturan impor dapat berubah dari waktu ke waktu, dan penting untuk memeriksa dengan otoritas kustom atau badan berwenang lainnya di Arab Saudi untuk informasi terbaru tentang barang-barang yang dilarang atau dibatasi dalam proses impor. Selalu perhatikan ketentuan hukum dan peraturan setempat saat melakukan perdagangan internasional.
Untuk konsultasi lebih lanjut mengenai ekspor, dan harga kirim barang ke luar negeri, anda bisa chat langsung ke CS kami lewat Whatsapp DI SINI.

