Kementerian Perdagangan (Kemendag) berencana meningkatkan ekspor daun Kratom. Meski demikian, Kementerian Perdagangan tetap berhati-hati dalam mempertimbangkan ekspor Kratom karena rencananya akan masuk dalam kategori Narkotika Golongan I. menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), kegiatan ekspor Kratom masih dilakukan. Dan juga, ekspor kratom belum masuk ke dalam daftar yang diatur ekspornya oleh Kemendag.
Menurut data BPS yang telah diolah Kemendag, nilai ekspor kratom dengan HS Code 12119099 Indonesia mengalami penurunan dari US$16,23 juta di tahun 2018 menjadi US$9,95 juta di tahun 2019, dan meningkat kembali ke US$13,16 juta di tahun 2020. Dari Januari hingga Mei 2023, nilai pertumbuhan ekspor kratom mengalami kenaikan sebanyak 52,04 persen menjadi US$7,33 juta.
Amerika Serikat (USA) menjadi urutan pertama pada periode Januari-Mei 2023, yakni sebesar US$4,86 juta, diikuti Jerman sebesar US$0,61 juta, India sebesar US$0,44 juta, dan Republik Ceko sebesar US$0,39 juta.

Manfaat Dan Efek Samping Kratom
Kratom merupakan tanaman asli Asia Tenggara, seperti Thailand, Malaysia, Indonesia, dan Papua Nugini. Daun kratom mengandung senyawa aktif seperti mitragynine dan 7-hydroxymitragynine yang memiliki efek mirip opioid dan stimulan. Orang menggunakan kratom untuk berbagai tujuan, termasuk menghilangkan rasa sakit, meningkatkan energi, dan menghilangkan stres.
Untuk efek samping kratom sendiri, masih menjadi perdebatan hingga sekarang. Ada konsumen yang tidak merasakan adanya efek samping dari penggunaan kratom, dan ada juga yang merasakan efesk samping penggunaan kratom.
Manfaat Kratom :
Mengobati nyeri: Beberapa orang menggunakan kratom sebagai obat alami untuk mengatasi nyeri kronis, seperti nyeri punggung, nyeri sendi, atau nyeri akibat kondisi medis tertentu.
Lebih banyak energi dan fokus: Kratom dapat memberikan efek stimulasi dalam dosis kecil, membantu meningkatkan energi, konsentrasi dan fokus.
Mengobati Kecemasan dan Depresi: Beberapa orang melaporkan bahwa kratom membantu meringankan gejala kecemasan dan depresi.
Mengatasi Penggunaan Opioid: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kratom dapat membantu mengurangi risiko kecanduan narkoba dan penggunaan opioid, serta membantu orang yang kecanduan opioid mengatasi gejala putus obat.
Efek Samping :
Ketergantungan dan penarikan: Penggunaan kratom dalam jangka panjang dan dosis tinggi dapat menyebabkan ketergantungan fisik dan psikologis. Jika penggunaannya dihentikan, dapat menyebabkan gejala putus obat seperti kelelahan, masalah tidur, nyeri otot, dan mudah tersinggung.
Masalah pencernaan: Beberapa orang melaporkan efek samping seperti mual, muntah, sembelit, dan mudah tersinggung setelah mengonsumsi kratom.
Gangguan Sistem Saraf Pusat: Kratom dapat mempengaruhi sistem saraf pusat sehingga menimbulkan efek seperti kebingungan, halusinasi, dan delusi.
Tekanan darah tinggi: Kratom dapat meningkatkan tekanan darah, jadi sebaiknya berhati-hati terutama bagi penderita tekanan darah tinggi.
Kerusakan Hati: Beberapa laporan menunjukkan bahwa penggunaan kratom dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan hati dan mengganggu fungsi hati.
Sementara BNN menyatakan Kratom masih belum diatur dalam Undang-Undang Narkotika sehingga peraturan pemerintah daerah tidak bisa membatasi penggunaan Kratom. Maraknya peningkatan penggunaan Kratom ditandai dengan banyaknya petani awam yang menjadi petani Kratom karena hasil budidaya Kratom dinilai menjanjikan secara ekonomi.
BNN RI menetapkan Kratom sebagai Bahan Psikoaktif (NPS) baru di Indonesia dan merekomendasikan agar Kratom dimasukkan sebagai obat Golongan I dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Penggunaan Narkoba. Namun klasifikasi ini didasarkan pada efek Kratom yang dapat menyebabkan ketergantungan dan sangat berbahaya bagi kesehatan, yaitu 13 kali lebih berbahaya dibandingkan morfin.

Tentang Larangan Ekspor Komersil
Untuk sementara, Pengiriman kratom via udara sangat sulit untuk perseorangan semenjak tahun 2022. Menurut Vendor kami, hal ini dikarenakan bubuk kratom dan tanaman jenis ini dikategorikan sebagai barang terlarang saat melalui custom negara tujuan. Jadi kemungkinan, hinya pihak jasa pengiriman khusus yang bisa mengirim tanaman ini ke beberapa negara seperti Amerika (USA), Jerman dan negara-negara lainnya, Walaupun masuk dalam kategori Herbal.

Namun untuk herbal yang lain selain kratom, masih bisa dikirim ke luar negeri seperti biasa, tergantung negara tujuan masing-masing. Untuk konsultasi kiriman herbal ke luar negeri, anda bisa chat WhatsApp CS kami DI SINI.

