You are currently viewing Perbedaan POL Dan POD Dalam Pelayaran

Perbedaan POL Dan POD Dalam Pelayaran

Pol (Port of Loading) dan Pod (Port of Discharge) adalah dua istilah yang umum digunakan dalam dunia perdagangan dan logistik internasional, dan keduanya berperan penting dalam menentukan titik keberangkatan dan kedatangan kargo.

POL atau Port of Loading adalah pelabuhan tempat diangkutnya barang-barang dalam bentuk angkutan, seperti kapal laut, pesawat atau truk, yang akan dikirim ke tujuan akhir. POL mewakili awal perjalanan barang dan tempat pemindahan barang dengan kendaraan pengangkut. Informasi pol meliputi nama pelabuhan, kota dan negara tujuan pengiriman barang. Pol merupakan titik penting dimana eksportir menyerahkan tanggung jawab barangnya kepada pihak pengirim barang atau maskapai pelayaran.

pol pod
gambaran simple tentang POD dan POD

POD atau Port of Discharge adalah pelabuhan tempat pembongkaran barang dari moda pengangkutan pada saat sampai di tujuan akhir. POD mewakili akhir perjalanan barang dan merupakan tempat barang diekspor dan dapat ditransfer untuk distribusi lebih lanjut atau disimpan di gudang menunggu izin bea cukai. Informasi pod meliputi nama pelabuhan, kota dan kota tujuan pengiriman barang.

Perbedaan POL dan POD

Perbedaan POL dan POD meliputi berbagai aspek seperti:

  1. Fungsi dan posisi: POL adalah proses muat barang yang dilakukan di titik awal, sedangkan POD adalah proses bongkar barang yang dilakukan di titik akhir/tujuan.
  2. Dalam dokumen pengiriman: POL disebutkan dalam Bill of Lading saat kargo memulai perjalanan, sedangkan POD disebutkan dalam dokumen di tempat bongkar muat barang/tempat tujuan.
  3. Tanggung jawab dan resiko: tanggung jawab yang berhubungan dengan pol berakhir saat barang sampai ke titik tuju, sedangkan pod masih terus berlanjut hinga barang sampai ke tangan penerima
  4. Biaya pengiriman: biaya POL bersangkutan dengan biaya penanganan, pengemasan dan transportasi awal. Sedangkan untuk POD meliputi bea cukai dan pengiriman akhir.

POL dan POD memainkan peran kunci dalam mengarahkan seluruh proses pengiriman dan memastikan informasi yang jelas dan akurat pada dokumen pengiriman. Mereka membantu menentukan rute transit, mendukung pelacakan dan penelusuran produk, dan mendukung biaya pengiriman yang akurat. Kedua sistem ini juga menjadi acuan penting bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk eksportir, importir, operator logistik, dan maskapai penerbangan, dalam mengelola rantai pasokan dan memastikan keberhasilan impor barang secara internasional.

Walaupun hal ini sering dihubungkan dengan jasa pengiriman via laut, namun juga berlaku untuk pengiriman barang via udara. Maka dari itu, istilah ini bisa dikatakan berhubungan dengan segala metode pengiriman barang.

Untuk konsultasi lebih lanjut mengenai ekspor, dan harga kirim barang ke luar negeri, anda bisa chat langsung ke CS kami lewat Whatsapp DI SINI.

Leave a Reply